Design

Bisnis Percetakan di Era Digital

Bisnis Percetakan di Era Digital

Perkembangan era digital saat ini menjadi salah satu hal yang patut diperhitungkan. Produk-produk digital yang semakin disenangi dan digandrungi masyarakat milenial. Produk-produk era lama seperti buku cetak, album foto, dan lain-lain seakan semakin tertinggal dengan berkembangnya berbagai macam teknologi. Namun, Pelaku bisnis juga tidak tinggal diam. Dengan memanfaatkan platform digital seperti media sosial atau marketplace untuk memaksimalkan dalam memasarkan produknya. Meski begitu, kenapa usaha percetakan rumahan ini masih belum redup?

Eksistensi usaha percetakan rumahan yang masih bertahan di era digitalisasi yang semakin modern dapat menunjukkan bahwa masih ada banyak hal yang masih belum bisa tergantikan oleh produk-produk digital. Saat ini sebenarnya masih banyak orang yang masih memilih buku cetak sebagai opsi dan masih menargetkan pasar lokal sebagai pemasaran utamanya. Di tahun ini, beberapa majalah yang berisikan katalog handphone merek terbaru ini masih tetap eksis di beberapa toko buku-toko buku terkemuka.

Potensi bisnis percetakan masih memiliki kesempatan yang cukup besar untuk terus bertahan dengan permintaan jasa percetakan yang masih belum padam. Bukti nyata bahwa bisnis percetakan ini masih memiliki potensi yang besar adalah jika dilihat pada Kawasan dekat kampus. Baik itu sekolah atau kampus, pada area-area sekitar kampus banyak ditemukan bisnis percetakan yang begitu mudah dijumpai. Terlebih jika area tersebut dekat dengan area perkantoran, dimana potensi bisnis yang akan di hasilkan ini justru akan semakin besar.

Dengan modal usaha yang cukup bervariatif, kita bisa menentukan jenis mesin percetakan yang bisa juga digunakan untuk potensi bisnis tersebut. Salah satu contoh adalah bisnis print biasa dimana kita hanya membutuhkan computer dengan spesifikasi yang cukup, printer standard, dan juga alat tulis kantor yang menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika area lingkungan tersebut merupakan area kampus yang memiliki mahasiswa yang banyak, anda juga bisa menambahkan mesin-mesin lain seperti mesin potong kertas, mesin jilid, serta mesin-mesin lainnya yang mendukung percetakan.

Jika anda berada di Kawasan kampus yang murni seni, anda juga bisa menyiapkan alat-alat gambar sesuai dengan kebutuhan serta mesin digital printing yang dapat menghasilkan printing yang berkualitas tinggi. Profit bisnis bisa dikatakan cukup besar, hingga 5 – 10 juta per bulan. Namun jika musim tugas sedang tinggi, anda bisa mendapatkan omset 2 – 3 kali lipat dari bulan-bulan biasa.

Nah, dalam menulai bisnis percetakan, terdapat beberapa Langkah yang dapat dipersiapkan secara baik untuk memaksimalkan bisnis anda. Diantaranya:

  1. Jenis Jasa

Tentukan jasa yang tepat untuk menentukan bisnis anda. Ada jasa fotokopi, jasa print, jasa jilid, hingga jasa digital printing. Setiap model bisnis ini memiliki modal yang berbeda-beda dan juga pelayanannya yang ditawarkan tentu juga akan berbeda.

  1. Alat yang dibutuhkan

Pilihlah alat-alat dan mesin percetakan menyesuaikan dengan budget anda dan menyesuaikan jasa anda. Mengenali jenis mesin percetakan itu sangat penting dan menjadi prioritas utama kita dalam memulai bisnis.

 

  1. Tentukan Pasar

Pemilihan target market yang tepat dan penempatan lokasi menjadi kunci utama dalam memilih bisnis percetakan. Pasar untuk kantoran dan untuk mahasiswa sudah pasti memiliki user yang berbeda dalam kebutuhan bisnisnya tersebut.

 

  1. Menentukan harga

Dalam menentukan harga, kitab isa menghitung besaran modal yang tepat dan juga perkiraan biaya operasional yang dibutuhkan. Harga yang wajar menjadi kunci dalam jasa yang anda sedang tawarkan.

 

Saat ini, salah satu situs berita yang menarik untuk disimak adalah wartasaranamedia.com. Portal berita ini menyajikan artikel-artikel yang selalu up-to-date dengan sumber berita yang terpercaya. Berita-berita aktual yang ditawarkan adalah portal berita paling menarik yang pernah ada.